Sabtu, 06 Oktober 2012

MAKALAH "MENGENAL RASUL ALLAH "


BAB I
PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang Masalah
Mengenal Rasul merupakan sebuah bahasa yang sangat penting dalam pembinaan keagamaan seorang muslim. Dalam kalimat syahadat kesaksiannya yang pertama yang dilakukan seorang adalah keyakinan bahwa Allah itu Esa dan yang kedua adalah keimanan terhadap kerasulan Muhammad SAW. Oleh karena itu pengenalan terhadap Rasulullah sangat menentukan tingkat pemahaman, penghayatan dan pengamalan seseorang terhadap ikrar keislaman mereka, karena dari sinilah terbentuklah kepribadian muslim.
Mengenal Rasul menjadi sebuah keperluan yang asasi bagi kaum muslimin masa kini karena mereka tidak hidup bersama dengan nabi, mereka harus beriman kepada Rasul dengan keimanan yang sebenar-benarnya. Inilah sebuah upaya untuk menghayati makna syahadatain.
Ibnu Qoyyim menerangkan bahwa kebutuhan manusia yang utama adalah mengenal para rasul dan ajaran yang dibawanya, percaya akan berita dan yang disampaikannya serta taat pada yang diperintahkan, sebab tidak ada jalan menuju kebahagiaan dan keberhasilan di dunia dan akhirat kecuali dengan tuntunan para rosul. Tidak ada pula petunjuk untuk mengetahui yang baik dan buruk maupun keutamaan yang lain kecuali mengikuti rasul untuk mendapatkan ridha Allah.



B.        Perumusan Masalah
            Beberapa hal yang akan kami rumuskan dalam makalah ini yaitu :
1.      Apa pengertian Rasul?
2.      Apa perbendaan antara Nabi dan Rasul?
3.      Bagaimanakah kedudukan Rasul ?
4.      Bagaimanakah Sifat-sifat Rasul?
5.      Bagaimana kebutuhan manusia terhadap Rasul?
C.        Tujuan Penulisan Makalah
            Tujuan dari penulisan makalah ini yaitu :
1.      Memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Agama Islam
2.      Mengetahui dan memahami tentang Rasul Allah
3.      Menambah wawasan ilmu pengetahuan

  

BAB 2
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN RASUL
Rasul adalah seorang lelaki yang terpilih dan yang diutus oleh Allah dengan risalah kepada manusia.Rasul sebagai pembawa risalah yang Allah berikan kepadanya dan juga Rasul sebagai contoh dan teladan bagi aplikasi Islam di dalam kehidupan seharian. Untuk lebih jelasnya bagaimana mengenal Rasul yang menjalankan peranan pembawa risalah dan sebagai model, maka kita perlu mengenal apakah ciri-ciri dari Rasul tersebut. Ciri-ciri Rasul adalah mempunyai sifat-sifa yang asas, mempunyai mukjizat, sebagai pembawa berita gembira, ada berita kenabian dan memiliki ciri kenabian, juga nampak hasil perbuatannya.

B.     PERBEDAAN NABI DAN RASUL
Nabi adalah seseorang dengan jenis kelamin pria yang mendapat wahyu dari Allah SWT namun tidak wajib disebarkan kepada orang lain.

Rasul adalah seseorang dengan jenis kelamin laki-laki yang mendapatkan wahyu dari Allah SWT dan memiliki kewajiban untuk menyebar luaskan wahyu tersebut.

Perbedaan antara nabi dan rasul yaitu: Para Nabi boleh menyampaikan wahyu yang diterimanya tetapi tidak punya kewajiban atas umat tertentu atau wilayah tertentu.







C.    KEDUDUKAN RASUL
Beberapa kedudukan dan derajat Rasul sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran,yaitu :

1. Tunduk dan Pasrah Di Hadapan Allah Swt
Allah Swt  menjelaskan kedudukan dan derajat Rasul di dunia dan akhirat. Di antara posisi istimewa itu adalah sikap tunduk dan pasrah di hadapan Tuhan.

2. Risalah Kenabian
Karakteristik risalah Rasul adalah sebagai penutup, penghapus risalah sebelumnya, penyempurna risalah para Nabi as terdahulu, ditujukan untuk seluruh umat manusia, dan sebagai rahmat bagi semesta alam.Allah Swt juga telah menjelaskan bahwa Rasul SAW adalah penutup para Nabi sehingga tidak ada Nabi lain setelahnya.

3. Pemberi Syafaat
Pemberi syafaat termasuk gelar lain yang disandang oleh Rasul Saw. syafaat yang dimiliki Rasul Saw adalah syafaat yang bersifat mutlak. Allah Swt memberi wewenang kepada Rasul Saw untuk memberi syafaat kepada umatnya kelak.

4. Kemaksuman Mutlak
Kemaksuman mutlak (kesucian mutlak) juga termasuk kedudukan lain yang dimiliki Rasul Saw.

5. Wilayah dan Kepemimpinan
Rasul Saw mengemban tugas untuk memberi penjelasan berbagai urusan dunia dan akhirat umat manusia. Beliau menjelaskan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan wahyu.

6. Penghambaan
Lembaran kehidupan Rasul Saw adalah kumpulan makrifat, keilmuan dan amal saleh yang mendidik umat manusia.

D.SIFAT-SIFAT RASUL
Sifat-sifat para rasul itu ada wajib, mustahil dan harus.
1.Sifat-sifat Wajib,meliputi :
a. Siddiq artinya benar di dalam tutur kata dan tingkah laku.
b. Amanah artinya para rasul wajib menunaikan amanah yang dipertanggungjawabkan kepadanya sekalipun harus ditebus dengan jiwa raganya.
c. Tabligh artinya wajib menyampaikan apa yang telah diterima wahyu dari Allah swt.
d. Fatanah artinya kecerdikan, kepintaran atau kebijaksanaan.
2.Sifat-sifat Mustahil,meliputi :
a. Kidzib artinya adalah dusta. Semua Rasul adalah manusia-manusia yang dipilih oleh Allah SWT sebagai utusan-Nya. Mereka selalu memperoleh bimbingan dari Allah SWT sehngga terhindar dari sifat-sifat tercela. Setiap rasul benar ucapannya dan benar pula perbuatannya. Sifat dusta hanya dimiliki oleh manusia yang ingin mementingkan dirinya sendiri, sedangkan rasul mementingkan umatnya.
b. Khiyaanah artinya adalah berkhianat atau curang. Tidak mungkin seorang rasul berkhianat atau ingkar janji terhadap tugas-tugas yang diberikan Allah SWT kepadanya. Orang yang khianat terhadap kepercayaan yang telah diberikan kepadanya adalah termasuk orang yang munafik, rasul tidak mungkin menjadi seorang yang munafik.

c. Kitmaan artinya adalah menyembunyikan. Semua ajaran yang disampaikan oleh para rasul kepada umatnya tidak ada yang pernah disembunyikan. Jangankan yang mudah dikerjakan dan difahami dengan akal fikiran, yang sulit pun akan disampaikan olehnya seperti peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

d. Balaadah artinya adalah bodoh. Seorang rasul mempunyai tugas yang berat. Rasul tidak mungkin seorang yang bodoh. Jika rasul bodoh, maka ia tidak akan dapat mengemban amanat dari Allah SWT. Jadi, mustahil rasul memiliki sifat bodoh.



E.KEBUTUHAN MANUSIA TERHADAP RASUL
Adapun kebutuhan manusia akan Rasul adalah :

1.      Meluruskankekeliruan pemahaman manusia atas wahyu Allah
Rasulullah diutus oleh Allah SWT membawa wahyu (Al-Qur’an) bertujuan agar manusia yang sudah tersimpangkan pemahamannya oleh thaguth –tentang wahyu-, dapat diluruskankembali pemahamannya.

2.      Mengajarkannilai-nilaiwahyu
Allah juga mengutus Rasul dengan tujuan mengentaskan kebodohan masyarakat dari wahyu, sehingga kelak diyaumul akhir tidak ada lagi alasan manusia dihadapan Allah bahwa ia tidak tahu.

3.      Mengentaskan kesesatan manusia.pada akhirnya Rasul juga di utus untuk menghilangkan kesesatan manusia.






BAB III
PENUTUP

A.KESIMPULAN
Setelah kita menjabarkan mulai dari mengenal Rasul sampai sifat-sifat wajib dan mustahil Rasullullah,maka dapat kita simpulkan bahwa Rasullullah adalah panutan yang baik untuk kita contoh baik secara bathin dan secara dhohir. Rasullullah memang wajib kita panuti.

B.CATATAN PENTING
Saran dari penulis adalah marilah kita menjadikan kehidupan maupun sifat pribadi beliau yaitu Rasullullah sebagai contoh atau panutan dalam kehidupan sehari-hari kita yang sesuai dengan syariah yang semestinya dan sekaligus pembawa kita kedalam kehidupan yang bahagia baik itu di dunia dan akhirat kelak nanti.






DAFTAR PUSTAKA
1. http://materi-tabiyah.blogspot.com/2009/08/pengertian-tentang-rasul.html
2.http://duniabaca.com/pengertian-serta-perbedaan-nabi-dan-rasul.html
3.http://www.facebook.com/note.php?note_id=336604039714990
4. http://www.netfision.com/demo/kiosk/riman3_sifat.html

 Posted by : Ririh Iphana

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar